Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gresik Berita Geliat Penanaman Seribu Pohon Lidah Buaya Halaman Kampus Gresik

Geliat Penanaman Seribu Pohon Lidah Buaya Halaman Kampus Gresik

Lidah Buaya kini menghiasi hamparan halaman kampus kesehatan di Gresik melalui gerakan aksi penanaman seribu bibit tanaman obat herbal secara massal. Aksi penghijauan lingkungan kampus ini diprakarsai oleh civitas akademika untuk menciptakan area hijau yang asri sekaligus menyediakan bahan baku obat alami. Sukulen hijau yang kaya akan manfaat kesehatan ini dipilih karena daya tahannya yang sangat kuat di lingkungan daerah tropis. Semangat gotong royong tampak jelas saat ratusan mahasiswa dan dosen bahu-membahu menanam bibit sukulen di tanah.

Selain berfungsi mempercantik pemandangan lingkungan kampus, tanaman sukulen hijau ini difungsikan sebagai bahan riset praktikum farmasi mahasiswa. Gel alami yang terkandung di dalam daun sukulen bermanfaat untuk pengobatan luka bakar, perawatan kulit, serta bahan dasar kosmetik alami. Mahasiswa dapat langsung memanen daun sukulen hijau ini untuk diolah menjadi berbagai produk kesehatan ramah lingkungan di laboratorium. Keberadaan kebun herbal mandiri di kampus sangat membantu kelancaran kegiatan riset sains herbal sehari-hari.

Gerakan penanaman bibit lidah buaya ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat sekitar mengenai manfaat besar pemanfaatan tanaman obat keluarga di pekarangan rumah. Masyarakat diajarkan cara budidaya sukulen hijau ini secara sederhana serta cara mengolah gel alaminya untuk pertolongan pertama pada luka fisik. Kebun herbal kampus terbuka untuk dikunjungi oleh masyarakat umum dan siswa sekolah yang ingin belajar ilmu tanaman obat. Lingkungan kampus kini bertransformasi menjadi pusat edukasi tanaman medis yang sangat bermanfaat bagi daerah.

Program penghijauan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kota serta dinas lingkungan hidup setempat karena dampaknya yang sangat positif. Kampus kesehatan Gresik berhasil membuktikan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan berbasis riset alam. Udara di sekitar area kampus kini terasa jauh lebih segar dan hijau berkat hadirnya ribuan rumpun sukulen yang tumbuh subur. Gerakan hijau ini menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya di wilayah sekitar.

Aksi peduli lingkungan berbasis tanaman obat ini akan terus diperluas dengan menambah variasi jenis tanaman obat nusantara lainnya di masa depan. Pihak kampus berencana mengolah hasil panen kebun herbal ini menjadi produk unggulan daerah yang bernilai jual tinggi. Diharapkan semangat menanam tanaman obat ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat luas. Keberadaan kebun lidah buaya di halaman kampus senantiasa menjadi simbol kesejukan dan inovasi sains kesehatan Gresik.