Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gresik Edukasi,Kesehatan Kampanye K3 Industri Logam Gresik: Bagikan Kacamata Las Gratis Bagi Warga

Kampanye K3 Industri Logam Gresik: Bagikan Kacamata Las Gratis Bagi Warga

Kawasan industri logam di Gresik memiliki risiko kesehatan kerja yang cukup tinggi, terutama bagi para perajin las skala rumah tangga yang sering kali mengabaikan penggunaan alat pelindung diri (APD). Mahasiswa STIKES Gresik merespons kondisi ini dengan meluncurkan kampanye K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) yang spesifik menyasar para pekerja logam. Fokus utama dari kampanye ini adalah membagikan kacamata las gratis serta memberikan edukasi mengenai bahaya paparan radiasi sinar UV dan percikan logam panas yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kornea mata para pekerja las.

Dalam pelaksanaan kampanye K3 ini, mahasiswa melakukan kunjungan langsung ke bengkel-bengkel las kecil. Mereka tidak hanya memberikan kacamata las yang memenuhi standar keamanan, tetapi juga memberikan penyuluhan mengenai risiko penyakit akibat kerja jangka panjang jika prosedur keselamatan diabaikan. Banyak pekerja yang selama ini tidak menggunakan kacamata pelindung karena alasan kenyamanan atau biaya, kini mulai menyadari pentingnya investasi jangka panjang bagi kesehatan mata mereka.

Dampak dari kampanye K3 ini sangat dirasakan oleh komunitas pekerja logam di Gresik. Setelah mendapatkan kacamata las gratis dan edukasi yang tepat, tingkat kepatuhan penggunaan APD di bengkel-bengkel kecil meningkat drastis. Mahasiswa juga melakukan skrining kesehatan mata dasar bagi para pekerja untuk mendeteksi adanya gejala awal gangguan penglihatan akibat paparan radiasi. Program ini menjadi bukti bahwa keterlibatan akademisi dalam memberikan edukasi yang praktis dan nyata sangat efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan mendukung kesehatan para pekerja di sektor industri logam.

Selain aspek kesehatan mata, kampanye K3 ini juga mencakup edukasi mengenai posisi kerja yang benar saat melakukan pengelasan untuk mencegah gangguan tulang belakang akibat postur tubuh yang membungkuk terlalu lama. Mahasiswa STIKES Gresik berhasil membangun hubungan yang akrab dan saling percaya dengan para pekerja, membuat pesan-pesan keselamatan yang disampaikan lebih mudah diterima. Sinergi ini menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja harus dipandang sebagai bagian integral dari produktivitas dan kesejahteraan ekonomi para pekerja, bukan sebagai beban tambahan dalam pekerjaan mereka sehari-hari di lapangan.

Ke depan, STIKES Gresik berencana untuk terus memperluas kampanye K3 ini dengan mencakup lebih banyak jenis alat pelindung diri bagi pekerja sektor informal lainnya. Mereka berharap dapat berkolaborasi dengan dinas tenaga kerja setempat untuk standarisasi K3 bagi industri kecil. Mari kita dukung inisiatif cerdas ini. Melindungi pekerja adalah melindungi masa depan ekonomi keluarga mereka. Dengan bekerja secara aman dan sehat, para perajin logam di Gresik bisa terus berkarya dengan maksimal tanpa harus mempertaruhkan penglihatan mereka di kemudian hari.