Seringkali kita melewatkan sarapan karena terburu-buru atau alasan lainnya. Padahal, sarapan bukan hanya sekadar mengisi perut setelah tidur semalaman, tetapi juga memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan mental. Menurut para pakar gizi dan psikologi, menu sarapan yang tepat dapat memengaruhi suasana hati, tingkat energi, fokus, dan bahkan mengurangi risiko gangguan kesehatan mental. Lantas, menu sarapan seperti apa yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan mental?
Menurut Dr. Ratih Puspa, seorang psikolog klinis dan ahli gizi di Jakarta, sarapan yang seimbang dapat menstabilkan kadar gula darah setelah puasa semalaman. Kadar gula darah yang stabil penting untuk menjaga fungsi otak yang optimal dan mencegah perubahan suasana hati yang drastis. “Otak membutuhkan glukosa sebagai sumber energi utamanya. Sarapan yang baik menyediakan bahan bakar ini secara bertahap,” ujar Dr. Ratih pada Jumat, 11 April 2025.
Lebih lanjut, Dr. Ratih merekomendasikan menu sarapan yang mengandung kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat untuk menjaga kesehatan mental. Berikut adalah beberapa contoh menu sarapan yang dianjurkan oleh pakar:
- Oatmeal dengan Buah dan Kacang-kacangan: Oatmeal adalah sumber karbohidrat kompleks yang dicerna perlahan, memberikan energi berkelanjutan. Tambahkan buah-buahan seperti beri atau pisang untuk serat dan vitamin, serta kacang-kacangan seperti almond atau chia seeds untuk protein dan lemak sehat. Kombinasi ini membantu menjaga kadar gula darah stabil dan memberikan nutrisi penting untuk fungsi otak.
- Telur dengan Roti Gandum dan Alpukat: Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung kolin, nutrisi penting untuk fungsi kognitif dan memori.
- Yogurt dengan Granola dan Biji-bijian: Yogurt, terutama Greek yogurt, kaya akan protein dan probiotik yang baik untuk kesehatan usus. Kesehatan usus yang baik memiliki kaitan erat dengan kesehatan mental melalui gut-brain axis. Tambahkan granola untuk karbohidrat kompleks dan biji-bijian seperti flaxseed atau pumpkin seeds untuk omega-3 dan nutrisi lainnya.
Selain kandungan nutrisi, pakar juga menekankan pentingnya menikmati sarapan dengan tenang dan tanpa terburu-buru. Suasana yang positif saat sarapan dapat memengaruhi suasana hati sepanjang hari.
