Jika gumpalan darah dari tungkai bergerak ke paru-paru, kondisi yang dikenal sebagai Pulmonary Embolism (PE), gejala utamanya adalah sesak napas mendadak. Sesak napas ini seringkali muncul tanpa sebab jelas, memburuk dengan aktivitas, dan tidak mereda dengan istirahat. Ini adalah gejala gawat darurat yang memerlukan perhatian medis segera, sebuah ancaman serius bagi fungsi pernapasan dan nyawa.
PE terjadi ketika gumpalan darah, biasanya berasal dari Deep Vein Thrombosis (DVT) di kaki, terlepas dan berjalan melalui aliran darah hingga tersangkut di arteri paru-paru. Penyumbatan ini menghalangi aliran darah ke bagian paru-paru, mencegah oksigen mencapai darah dan karbon dioksida dikeluarkan. Akibatnya, tubuh mengalami kekurangan oksigen secara mendadak, menyebabkan sesak napas akut.
Sesak napas akibat PE memiliki karakteristik tertentu. Ia sering muncul tiba-tiba, tanpa pemicu yang jelas, bahkan saat sedang beristirahat. Berbeda dengan sesak napas karena kelelahan, sesak napas PE tidak akan membaik dengan istirahat. Bahkan, aktivitas fisik ringan pun dapat membuatnya memburuk secara signifikan, mengindikasikan sumbatan paru yang parah.
Selain sesak napas, gumpalan darah di paru-paru juga dapat menyebabkan gejala lain yang perlu diwaspadai. Nyeri dada yang tajam, terutama saat menarik napas dalam, adalah gejala umum. Batuk, terkadang disertai darah, pusing, pingsan, detak jantung cepat, dan keringat berlebihan juga bisa menjadi tanda. Gejala-gejala ini secara kolektif menunjukkan kondisi gawat darurat.
Faktor risiko PE mirip dengan DVT, termasuk tirah baring lama, operasi baru-baru ini, kehamilan, penggunaan pil KB, riwayat keluarga DVT/PE, dan beberapa kondisi medis lainnya. Orang dengan faktor risiko ini harus sangat waspada terhadap gumpalan darah dan gejala sesak napas mendadak yang tidak dapat dijelaskan, dan segera mencari pertolongan medis.
PE adalah kondisi yang mengancam jiwa. Jika tidak segera ditangani, ia dapat menyebabkan kerusakan paru-paru permanen, tekanan darah rendah yang berbahaya (syok), atau bahkan kematian. Diagnosis dini melalui CT pulmonary angiography dan penanganan cepat dengan obat pengencer darah atau prosedur lain adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa pasien.
Singkatnya, sesak napas mendadak yang tidak mereda dengan istirahat, terutama jika Anda memiliki faktor risiko DVT, adalah tanda bahaya utama dari gumpalan darah di paru-paru (PE). Ini adalah kondisi gawat darurat yang serius. Segera mencari penanganan medis adalah krusial untuk mengatasi sumbatan paru dan mencegah ancaman serius pada kehidupan.
